<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3523009774141474999</id><updated>2011-12-26T23:25:05.905+08:00</updated><category term='just poetry about mom-dad'/><category term='Pahlawan'/><category term='Pooh-Try'/><category term='Tanjung Bunga 28 04 2010'/><category term='Cinta'/><title type='text'>The Poetry</title><subtitle type='html'>Someone loves poetry so much</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bhebhephue.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>POETRY</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10860291490083731090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-fwUZdKJnE2w/TrYfrzAn9jI/AAAAAAAAAEA/8SID1hFjg-s/s220/Poetry1843.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3523009774141474999.post-6929706437829756736</id><published>2011-11-14T07:46:00.006+08:00</published><updated>2011-11-14T10:27:09.501+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pahlawan'/><title type='text'>Pemerintahan Darurat Republik Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-JOhR3TghRmY/TsBYxXKgTJI/AAAAAAAAAFc/7KYsVrSis-4/s1600/Sjafrudin-Prawiranegara-3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 199px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-JOhR3TghRmY/TsBYxXKgTJI/AAAAAAAAAFc/7KYsVrSis-4/s320/Sjafrudin-Prawiranegara-3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5674633135541734546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) adalah penyelenggara pemerintahan Republik Indonesia periode 22 Desember 1948 - 13 Juli 1949, dipimpin oleh Syafruddin Prawiranegara yang disebut juga dengan Kabinet Darurat. Sesaat sebelum pemimpin Indonesia saat itu, Sukarno dan Hatta ditangkap Belanda pada tanggal 19 Desember 1948, mereka sempat mengadakan rapat dan memberikan mandat kepada Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk pemerintahan sementara.&lt;br /&gt;Sejarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama setelah ibukota RI di Yogyakarta dikuasai Belanda dalam Agresi Militer Belanda II, mereka berulangkali menyiarkan berita bahwa RI sudah bubar. Karena para pemimpinnya, seperti Soekarno, Hatta dan Syahrir sudah menyerah dan ditahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar berita bahwa tentara Belanda telah menduduki ibukota Yogyakarta dan menangkap sebagian besar pimpinan Pemerintahan Republik Indonesia, tanggal 19 Desember sore hari, Mr. Syafruddin Prawiranegara bersama Kol. Hidayat, Panglima Tentara dan Teritorium Sumatera, mengunjungi Mr. Teuku Mohammad Hasan, Gubernur Sumatera/Ketua Komisaris Pemerintah Pusat di kediamannya, untuk mengadakan perundingan. Malam itu juga mereka meninggalkan Bukittinggi menuju Halaban, perkebunan teh 15 Km di selatan kota Payakumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah tokoh pimpinan republik yang berada di Sumatera Barat dapat berkumpul di Halaban, dan pada 22 Desember 1948 mereka mengadakan rapat yang dihadiri antara lain oleh Mr. Syafruddin Prawiranegara, Mr. T. M. Hassan, Mr. Sutan Mohammad Rasjid, Kolonel Hidayat, Mr. Lukman Hakim, Ir. Indracahya, Ir. Mananti Sitompul, Maryono Danubroto, Direktur BNI Mr. A. Karim, Rusli Rahim dan Mr. Latif. Walaupun secara resmi kawat Presiden Soekarno belum diterima, tanggal 22 Desember 1948, sesuai dengan konsep yang telah disiapkan, maka dalam rapat tersebut diputuskan untuk membentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI), dengan susunan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mr. Syafruddin Prawiranegara, Ketua PDRI/Menteri Pertahanan/ Menteri Penerangan/Menteri Luar Negeri ad interim&lt;br /&gt;    Mr. T. M. Hassan, Wakil Ketua PDRI/Menteri Dalam Negeri/Menteri PPK/Menteri Agama,&lt;br /&gt;    Mr. Sutan Mohammad Rasjid, Menteri Keamanan/Menteri Sosial, Pembangunan, Pemuda,&lt;br /&gt;    Mr. Lukman Hakim, Menteri Keuangan/Menteri Kehakiman,&lt;br /&gt;    Ir. M. Sitompul, Menteri Pekerjaan Umum/Menteri Kesehatan,&lt;br /&gt;    Ir. Indracaya, Menteri Perhubungan/Menteri Kemakmuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, 23 Desember 1948, Sjafruddin berpidato:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    "... Belanda menyerang pada hari Minggu, hari yang biasa dipergunakan oleh kaum Nasrani untuk memuja Tuhan. Mereka menyerang pada saat tidak lama lagi akan merayakan hari Natal Isa AS, hari suci dan perdamaian bagi umat Nasrani. Justru karena itu semuanya, maka lebih-lebih perbuatan Belanda yang mengakui dirinya beragama Kristen, menunjukkan lebih jelas dan nyata sifat dan tabiat bangsa Belanda: Liciknya, curangnya, dan kejamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Karena serangan tiba-tiba itu mereka telah berhasil menawan Presiden, Wakil Presiden, Perdana Menteri, dan beberapa pembesar lain. Dengan demikian, mereka menduga menghadapi suatu keadaan negara republik Indonesia yang dapat disamakan dengan Belanda sendiri pada suatu saat negaranya diduduki Jerman dalam Perang Dunia II, ketika rakyatnya kehilangan akal, pemimpinnya putus asa dan negaranya tidak dapat ditolong lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tetapi kita membuktikan bahwa perhitungan Belanda itu sama sekali meleset. Belanda mengira bahwa dengan ditawannya pemimpin-pemimpin kita yang tertinggi, pemimpin-pemimpin lain akan putus asa. Negara RI tidak tergantung kepada Sukarno-Hatta, sekalipun kedua pemimpin itu sangat berharga bagi kita. Patah tumbuh hilang berganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kepada seluruh Angkatan Perang Negara RI kami serukan: Bertempurlah, gempurlah Belanda di mana saja dan dengan apa saja mereka dapat dibasmi. Jangan letakkan senjata, menghentikan tembak-menembak kalau belum ada perintah dari pemerintah yang kami pimpin. Camkanlah hal ini untuk menghindarkan tipuan-tipuan musuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu PDRI menjadi musuh nomor satu Belanda. Tokoh-tokoh PDRI harus bergerak terus sambil menyamar untuk menghindari kejaran dan serangan Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. T.M Hasan yang menjabat sebagai Wakil Ketua PDRI, merangkap Menteri Dalam Negeri, Agama, Pendidikan dan Kebudayaan, menuturkannya bahwa romobongan mereka kerap tidur di hutan belukar, di pinggir sungai Batanghari, dan sangat kekurangan bahan makanan. Mereka pun harus menggotong radio dan berbagai perlengkapan lain. Kondisi PDRI yang selalu bergerilya keluar masuk hutan itu diejek radio Belanda sebagai Pemerintah Dalam Rimba Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sjafruddin membalas,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kami meskipun dalam rimba, masih tetap di wilayah RI, karena itu kami pemerintah yang sah. Tapi, Belanda waktu negerinya diduduki Jerman, pemerintahnya mengungsi ke Inggris. Padahal menurut UUD-nya sendiri menyatakan bahwa kedudukan pemerintah haruslah di wilayah kekuasaannya. Apakah Inggris jadi wilayah kekuasaan Belanda? Yang jelas pemerintah Belanda tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsolidasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar satu bulan setelah agresi militer Belanda, dapat terjalin komunikasi antara pimpinan PDRI dengan keempat Menteri yang berada di Jawa. Mereka saling bertukar usulan untuk menghilangkan dualisme kepemimpinan di Sumatera dan Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berbicara jarak jauh dengan pimpinan Republik di Jawa, maka pada 31 Maret 1949 Prawiranegara mengumumkan penyempurnaan susunan pimpinan Pemerintah Darurat Republik Indonesia sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mr. Syafruddin Prawiranegara, Ketua merangkap Menteri Pertahanan dan Penerangan,&lt;br /&gt;    Mr. Susanto Tirtoprojo, Wakil Ketua merangkap Menteri Kehakiman dan Menteri Pembangunan dan Pemuda,&lt;br /&gt;    Mr. Alexander Andries Maramis, Menteri Luar Negeri (berkedudukan di New Delhi, India).&lt;br /&gt;    dr. Sukiman, Menteri Dalam Negeri merangkap Menteri Kesehatan.&lt;br /&gt;    Mr. Lukman Hakim, Menteri Keuangan.&lt;br /&gt;    Mr. Ignatius J. Kasimo, Menteri Kemakmuran/Pengawas Makanan Rakyat.&lt;br /&gt;    Kyai Haji Masykur, Menteri Agama.&lt;br /&gt;    Mr. T. Moh. Hassan, Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan.&lt;br /&gt;    Ir. Indracahya, Menteri Perhubungan.&lt;br /&gt;    Ir. Mananti Sitompul, Menteri Pekerjaan Umum.&lt;br /&gt;    Mr. Sutan Mohammad Rasjid, Menteri Perburuhan dan Sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejabat di bidang militer:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Letnan Jenderal Sudirman, Panglima Besar Angkatan Perang RI.&lt;br /&gt;    Kolonel Abdul Haris Nasution, Panglima Tentara &amp; Teritorium Jawa.&lt;br /&gt;    Kolonel R. Hidayat Martaatmaja, Panglima Tentara &amp; Teritorium Sumatera.&lt;br /&gt;    Kolonel Nazir, Kepala Staf Angkatan Laut.&lt;br /&gt;    Komodor Udara Hubertus Suyono, Kepala Staf Angkatan Udara.&lt;br /&gt;    Komisaris Besar Polisi Umar Said, Kepala Kepolisian Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tanggal 16 Mei 1949, dibentuk Komisariat PDRI untuk Jawa yang dikoordinasikan oleh Mr. Susanto Tirtoprojo, dengan susunan sbb.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mr. Susanto Tirtoprojo, urusan Kehakiman dan Penerangan.&lt;br /&gt;    Mr. Ignatius J. Kasimo, urusan Persediaan Makanan Rakyat.&lt;br /&gt;    R. Panji Suroso, urusan Dalam Negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dr. Sudarsono, Wakil RI di India, Mr. Alexander Andries Maramis, Menteri Luar Negeri PDRI yang berkedudukan di New Delhi, India, dan Lambertus N. Palar, Ketua delegasi Republik Indonesia di PBB, adalah tokoh-tokoh yang sangat berperan dalam menyuarakan Republik Indonesia di dunia internasional sejak Belanda melakukan Agresi Militer Belanda II. Dalam situasi ini, secara de facto, Mr. Syafruddin Prawiranegara adalah Kepala Pemerintah Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlawanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlawanan bersenjata dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia serta berbagai laskar di Jawa, Sumatera serta beberapa daerah lain. PDRI menyusun perlawanan di Sumatera. Tanggal 1 Januari 1949, PDRI membentuk 5 wilayah pemerintahan militer di Sumatera:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Aceh, termasuk Langkat dan Tanah Karo.&lt;br /&gt;        Gubernur Militer : Tgk Daud Beureu'eh di Beureu'eh&lt;br /&gt;        Wakil Gubernur Militer : Letnan Kolonel Askari&lt;br /&gt;    Tapanuli dan Sumatera Timur Bagian Selatan.&lt;br /&gt;        Gubernur Militer : dr. Ferdinand Lumban Tobing&lt;br /&gt;        Wakil Gubernur Militer : Letnan Kolonel Alex Evert Kawilarang&lt;br /&gt;    Riau&lt;br /&gt;        Gubernur Militer : R.M. Utoyo&lt;br /&gt;        Wakil Gubernur Militer : Letnan Kolonel Hasan Basri&lt;br /&gt;    Sumatera Barat.&lt;br /&gt;        Gubernur Militer : Mr. Sutan Mohammad Rasjid&lt;br /&gt;        Wakil Gubernur Militer : Letnan Kolonel Dahlan Ibrahim&lt;br /&gt;    Sumatera Selatan.&lt;br /&gt;        Gubernur Militer : dr. Adnan Kapau Gani&lt;br /&gt;        Wakil Gubernur Militer : Letnan Kolonel Maludin Simbolon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mandat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya, sebelum Soekarno dan Hatta menyerah, mereka sempat mengetik dua buah kawat. Pertama, memberi mandat kepada Menteri Kemakmuran Mr. Sjafruddin Prawiranegara untuk membentuk pemerintahan darurat di Sumatra. Kedua, jika ikhtiar Sjafruddin gagal, maka mandat diberikan kepada Mr. A.A.Maramis untuk mendirikan pemerintah dalam pengasingan di New Delhi, India. Tetapi Sjafruddin sendiri tidak pernah menerima kawat itu. Berbulan-bulan kemudian barulah ia mengetahui tentang adanya mandat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang pertengahan 1949, posisi Belanda makin terjepit. Dunia internasional mengecam agresi militer Belanda. Sedang di Indonesia,pasukannya tidak pernah berhasil berkuasa penuh. Ini memaksa Belanda menghadapi RI di meja perundingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belanda memilih berunding dengan utusan Soekarno-Hatta yang ketika itu statusnya tawanan. Perundingan itu menghasilkan Perjanjian Roem-Royen. Hal ini membuat para tokoh PDRI tidak senang, Jendral Sudirman mengirimkan kawat kepada Sjafruddin, mempertanyakan kelayakan para tahanan maju ke meja perundingan. Tetapi Sjafruddin berpikiran untuk mendukung dilaksanakannya perjanjian Roem-Royen.&lt;br /&gt;[sunting] Pengembalian Mandat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Perjanjian Roem-Royen, M. Natsir meyakinkan Prawiranegara untuk datang ke Jakarta, menyelesaikan dualisme pemerintahan RI, yaitu PDRI yang dipimpinnya, dan Kabinet Hatta, yang secara resmi tidak dibubarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Persetujuan Roem-Royen ditandatangani, pada 13 Juli 1949, diadakan sidang antara PDRI dengan Presiden Sukarno, Wakil Presiden Hatta serta sejumlah menteri kedua kabinet. Pada sidang tersebut, Pemerintah Hatta mempertanggungjawabkan peristiwa 19 Desember 1948. Wakil Presiden Hatta menjelaskan 3 soal, yakni hal tidak menggabungkan diri kepada kaum gerilya, hal hubungan Bangka dengan luar negeri dan terjadinya Persetujuan Roem-Royen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab utama Sukarno-Hatta tidak ke luar kota pada tanggal 19 Desember sesuai dengan rencana perang gerilya, adalah berdasarkan pertimbangan militer, karena tidak terjamin cukup pengawalan, sedangkan sepanjang yang diketahui dewasa itu, seluruh kota telah dikepung oleh pasukan payung Belanda. Lagi pula pada saat yang genting itu tidak jelas tempat-tempat yang telah diduduki dan arah-arah yang diikuti oleh musuh. Dalam rapat di istana tanggal 19 Desember 1948 antara lain KSAU Suaryadarma mengajukan peringatan pada pemerintah, bahwa pasukan payung biasanya membunuh semua orang yang dijumpai di jalan-jalan, sehingga jika para beliau itu ke luar haruslah dengan pengawalan senjata yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sidang tersebut, secara formal Syafruddin Prawiranegara menyerahkan kembali mandatnya, sehingga dengan demikian, M. Hatta, selain sebagai Wakil Presiden, kembali menjadi Perdana Menteri. Setelah serah terima secara resmi pengembalian Mandat dari PDRI, tanggal 14 Juli, Pemerintah RI menyetujui hasil Persetujuan Roem-Royen, sedangkan KNIP baru mengesahkan persetujuan tersebut tanggal 25 Juli 1949.&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href=”http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintahan_Darurat_Republik_Indonesia“&gt;Pemerintahan Darurat Republik Indonesia&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3523009774141474999-6929706437829756736?l=bhebhephue.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintahan_Darurat_Republik_Indonesia' title='Pemerintahan Darurat Republik Indonesia'/><link rel='enclosure' type='' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintahan_Darurat_Republik_Indonesia' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhebhephue.blogspot.com/feeds/6929706437829756736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2011/11/pemerintahan-darurat-republik-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/6929706437829756736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/6929706437829756736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2011/11/pemerintahan-darurat-republik-indonesia.html' title='Pemerintahan Darurat Republik Indonesia'/><author><name>POETRY</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10860291490083731090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-fwUZdKJnE2w/TrYfrzAn9jI/AAAAAAAAAEA/8SID1hFjg-s/s220/Poetry1843.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-JOhR3TghRmY/TsBYxXKgTJI/AAAAAAAAAFc/7KYsVrSis-4/s72-c/Sjafrudin-Prawiranegara-3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3523009774141474999.post-8350535754929814707</id><published>2011-11-13T22:50:00.007+08:00</published><updated>2011-11-13T23:16:21.374+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cinta'/><title type='text'>Mencintai Sang Cinta sudah cukup bagiku.</title><content type='html'>motivasi apa yang ada dari rumah hijau itu?&lt;br /&gt;seketika semangatku kembali penuh berdialog tanpa lelah. tapi saat pembelajaran yang kebanyak orang katakan "sia-sia" terhenti, aku terkapar. aku masih ingin belajar. aku masih ingin diajar. aku masih ingin berubah. karena aku ingin kembali dengan cinta kepada Sang Sumber Ilmu. kini mungkin hidupku menjadi berat, tapi aku harus tetap berdialog dengan diriku tentang kesabaran sebagai perjalanan menuju Sang Maha Cinta.&lt;br /&gt;setidaknya aku masih bisa belajar makna hidup bersama beberapa pencari dengan berbagai metodologi pencariannya dari rumah hijau. tak semua yang ditolong akan berterima kasih, bagaimanapun menolonglah. mungkin senyumku tergores akan kepedulian beberapa dari mereka yang aku anggap "ketidakpedulian". bagaimanapun aku masih teringat saat kepedulian mereka masih aku anggap "kepedulian", begitu dekat, begitu baik, serasa keluarga. harus aku paham itu adalah kasih sayang dalam tingkatan yang tidak sesuai dengan harapanku. bila kepedulian itu berkurang padaku, senyumku akan terus berkembang dengan sumringah, mataku akan terus berbinar dengan cinta. karena aku masih punya sesuatu yang akan terus bersamaku, bahkan dia yang akan mengungkapkan betapa rindunya kau kepada Sang Pengasih. meskipun aku telah membunuhnya berkali-kali dengan kehinaan, dia akan tetap memanggil aku dengan bisikan terindah. dia masih akan tetap bersamaku meskipun kepedulian itu benar telah meninggalkan substansinya, dia akan tetap peduli. karena dia adalah imanku.bagaimanapun aku telah merusak kesuciannya,dia akan mencoba menyucikanku dengan cinta yang Sang Maha Cinta titipkan. sungguh bagaimanapun kalian melihat aku kekurangan, aku tetap sangat berkecukupan. karena aku cinta pada Sang Maha Cinta meskipun aku sangat hina dan tak pantas mencintai Sang Maha Suci.itu sudah cukup bagiku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3523009774141474999-8350535754929814707?l=bhebhephue.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhebhephue.blogspot.com/feeds/8350535754929814707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2011/11/mencintai-sang-cinta-sudah-cukup-bagiku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/8350535754929814707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/8350535754929814707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2011/11/mencintai-sang-cinta-sudah-cukup-bagiku.html' title='Mencintai Sang Cinta sudah cukup bagiku.'/><author><name>POETRY</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10860291490083731090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-fwUZdKJnE2w/TrYfrzAn9jI/AAAAAAAAAEA/8SID1hFjg-s/s220/Poetry1843.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3523009774141474999.post-7172541050455983065</id><published>2011-11-13T22:11:00.007+08:00</published><updated>2011-11-14T11:57:51.631+08:00</updated><title type='text'>Guruh Prihatin Bahasa Indonesia Makin Tersingkir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-7lt4EpT9FX8/Tr_RLYlCAXI/AAAAAAAAAFQ/wBmtTpEluFk/s1600/1319998450Guruh%2BSoekarnoputra.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 282px; height: 290px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-7lt4EpT9FX8/Tr_RLYlCAXI/AAAAAAAAAFQ/wBmtTpEluFk/s320/1319998450Guruh%2BSoekarnoputra.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5674484049016652146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;BOGOR (EKSPOSnews): Guruh Soekarno Putra mengaku miris dengan tradisi bangsa Indonesia yang mengagumi dunia barat dengan menggunakan bahasa asing di negeri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenyataan ini sudah tidak sesuai dengan Sumpah Pemuda. Dimana pemuda pada masa itu bersumpah, berbahasa satu bahasa Indonesia," kata Guruh saat mengisi Dialog Budaya dihadapan puluhan siswa dan Guru SMA se-Kota Bogor bertempat di SMA Rimba Madya Ciomas, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu, 30 Oktober 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya saat ini bahasa Indonesia tidak lagi menjadi tuan dirumahnya sendiri, tersingkirkan dengan bahasa asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyatakan generasi muda kita lebih senang menggunakan bahasa asing di negerinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putra bungsu Presiden pertama RI ini mengatakan, saat ini generasi muda Indonesia dengan bangga menggunakan bahasa asing dalam setiap iven.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remaja lebih suka kumpul-kumpul di restoran cepat saji seperti MC D, Starbuck, dan Pizza Hut. Jarang ditemukan, remaja-remaja yang mau kumpul-kumpul di restoran tradisional yang menjual menu asli Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, fasilitas pariwisata, seperti hotel dan tempat-tempat wisata lebih mendahulukan penggunaan bahasa asing dibanding bahasa negeri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tulisan menu makanan, atau pemberitahuan di sebuah kantor jika ada perbaikan lantai. Papan informasi lantai sedang di pel bertuliskan bahasa asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kondisi ini dampak dari pemberitaan media yang memberikan tontonan kepada masyarakat tentang istilah-istilah asing. Sehingga masyarakat kita yang latah meniru, sehingga tidak sadar budayanya sudah dijajah," katanya, seperti dikutip Antara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guruh mengatakan, menguasai bahasa asing baik untuk pengetahuan. Akan tetapi, hendaknya lebih mengutamakan penggunaan bahasa sendiri di negeri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Guruh, bangsa luar juga sangat senang bila masyarakat Indonesia menggunakan bahasanya sendiri saat mereka berada di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketegasan pemerintah dalam menyikapi kondisi ini sangat diperlukan untuk menyelamatkan budaya bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah melalui kebijakannya dengan menginstruksikan menteri terkait untuk membudayakan bahasa Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri, kata Guruh.(ana)&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;a href=”http://eksposnews.com/view/20/27978/Guruh-Prihatin-Bahasa-Indonesia-Makin-Tersingkir.html“&gt;Guruh Prihatin Bahasa Indonesia Makin Tersingkir&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3523009774141474999-7172541050455983065?l=bhebhephue.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhebhephue.blogspot.com/feeds/7172541050455983065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2011/11/guruh-prihatin-bahasa-indonesia-makin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/7172541050455983065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/7172541050455983065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2011/11/guruh-prihatin-bahasa-indonesia-makin.html' title='Guruh Prihatin Bahasa Indonesia Makin Tersingkir'/><author><name>POETRY</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10860291490083731090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-fwUZdKJnE2w/TrYfrzAn9jI/AAAAAAAAAEA/8SID1hFjg-s/s220/Poetry1843.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-7lt4EpT9FX8/Tr_RLYlCAXI/AAAAAAAAAFQ/wBmtTpEluFk/s72-c/1319998450Guruh%2BSoekarnoputra.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3523009774141474999.post-6223747977892174332</id><published>2011-11-06T16:22:00.000+08:00</published><updated>2011-11-06T17:22:56.892+08:00</updated><title type='text'>sudut dunia kebahagiaan</title><content type='html'>hari ini di sudut kota kecil, setelah melewati ratusan kilometer,gunung,sungai,asap kendaraan, and masuk ke dalam lorong di persimpangan jalan yang jauh dari pusat keramaian seperti Makassar..beberapa jam lagi perantauan kembali berlanjut tetapi dengan semangat yang lebih. semangat untuk maju,dengan semua perubahan besar yang di mulai dari mimpi sederhana di rumah kecil ini. bagi beberapa orang bermimpi mungkin hal yang jauh dari kenyataan. tapi, tidak bagi saya. semua hal adalah istimewa. begitupun mimpi indah tentang hari-hari hebat yang masih akan terus menjadi hebat dan menggila bila didiamkan. semua Cinta yang tertuang dalam sudut yang bermetamorfosis, dalam tiap gelembung sabun yang menguap, berpacu menjadi uap bersama awan di atas gurun hingga ia menjadi tetesan-tetesan air kehidupan.semua hal indah yang terkadang mata melihatnya sebagai kebiasaan alam. tapi jiwa yang senantiasa melihat dan mencoba melihat dari tiap sudut menemukan pintu yang di dalamnya terdapat pintu dan di dalamnya menyimpan hal-hal tak terbatas untuk di selami. dengan sudut pandang ini, saya beranjak meninggalakan layar sederhana yang menyimpan keindahan penjuru dunia dari jemari-jemari lincah bak nyanyian buih di pantai.bila ada yang berpikir hidup ini sangat biasa. sungguh ia adalah hal luar biasa, yang tak menikmati keluarbiasaan hidup. saya hanya seorang gadis dengan senyum sumringah yang ingin selalu menikmati hidup dengan semangat membara matahari yang terkadang meletup-letup. karena semua hal indah semakin indah dan tak pernah kehilangan keindahannya meski mata bulatku terkadang sipit karena meneteskan air wajah tapi itu adalah bentuk lain dari keindahan itu sendiri yang saya sebut CINTA.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3523009774141474999-6223747977892174332?l=bhebhephue.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhebhephue.blogspot.com/feeds/6223747977892174332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2011/11/sudut-dunia-kebahagiaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/6223747977892174332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/6223747977892174332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2011/11/sudut-dunia-kebahagiaan.html' title='sudut dunia kebahagiaan'/><author><name>POETRY</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10860291490083731090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-fwUZdKJnE2w/TrYfrzAn9jI/AAAAAAAAAEA/8SID1hFjg-s/s220/Poetry1843.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3523009774141474999.post-7899093695525975305</id><published>2010-06-06T15:49:00.004+08:00</published><updated>2010-06-06T17:33:56.943+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pooh-Try'/><title type='text'>Yuhuuuwww</title><content type='html'>sekarang..atau tidak sama sekali..mencoba berlari atau hadapi meski harus mati...&lt;br /&gt;petuah dalam perang ya githuuu...&lt;br /&gt;tapi mbok yah napa dalam cinta yang ada selamnya..bertahan..meski tahu itu hanya sebuah kebodohan belaka, tetap aja dijabanin..&lt;br /&gt;ehm..dunia remaja seumuran kayak kita ini mungkin gy seneng-senengnya pamer pacar, petenteng-petantang sana sini cuma buat nyengir, shopaholic habisin uang kiriman bonyoke,tapi yow wes lah itu dah hal biasa..tapi ada yang punya tips nggak gimana cara ngisi masa remaja dengan hal positif tapi nggak bored kayak yang sekarang Q lakuin, duduk di depan komputer,,cuma buat nambahin entri baru yang nggak jelas,,da pembacanya atau nggak...hehe..&lt;br /&gt;tanggal 16 juni ni dady mau k Bali lagiiiee...pengen sih ikut buat sekedar natapin pantai kute..tapi kalo ditawarin shopping juga nggak nolak kog...plis dady...&lt;br /&gt;uuuhhh giliran dady dah mau ngajak Q malah da kegiatan yang lebie penting dari sekedar liburan singkat...yah,,registrasi ulang universitas..mayBE bulan depan da jadwal liburan singkat laennya yang bisa Q ikutin,,KompAk crew pada rencana ke Malino, alumni Exact C gy rancang acara k Tanjung Bira,,n ibu' e ngajak maen k Jayapura,,&lt;br /&gt;emm..tapi sekarang Q nggak da kegiatan penting n asik buad di jamah..?&lt;br /&gt;....wuw,,besok Q mau ke Palopo lagi..ngurus SKCK n others..semoga semua nggak sia-sia ya...AMIN YA ALLAH..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3523009774141474999-7899093695525975305?l=bhebhephue.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhebhephue.blogspot.com/feeds/7899093695525975305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2010/06/yuhuuuwww.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/7899093695525975305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/7899093695525975305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2010/06/yuhuuuwww.html' title='Yuhuuuwww'/><author><name>POETRY</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10860291490083731090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-fwUZdKJnE2w/TrYfrzAn9jI/AAAAAAAAAEA/8SID1hFjg-s/s220/Poetry1843.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3523009774141474999.post-9040019293018208275</id><published>2010-06-05T19:12:00.003+08:00</published><updated>2010-06-05T20:25:34.132+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanjung Bunga 28 04 2010'/><title type='text'>Ombak Hatiku</title><content type='html'>Aku terhanyut dalam baluran angin malam, di tepi pantai sendiri hanya sendiri,, mencoba merasakan apa yang disampaikan pantai pada ombak..tiap kali ombak menghampiri sang pantai, dengan senang hati akan ia luruhkan pasir putihnya hanyut dalam perjamahan semu, tapi sungguh ombak hanya memberi bercak air kasih palsu yang akan menguap seiring waktu..&lt;br /&gt;aku sadari, aku hanya menjadi pantai ke-sekian dari urutan rute penjajakanmu ombak hatiku,,terlalu sakit untuk mengakui bahwa aku sangat mencintaimu ombak hatiku meski dengan sebuah kebodohan.&lt;br /&gt;sayang, aku akan setia menjadi pantai tempatmu sejenak bermain, tapi tak akan selamanya aku seperti ini, esok atau lusa mungkin akan habis seluruh pasir putih penyusun hatiku, bukan karena yang lain tapi karena luruh hanyut terkikis perlahan tapi pasti bersama kepergianmu dan semua kesakitanku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3523009774141474999-9040019293018208275?l=bhebhephue.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhebhephue.blogspot.com/feeds/9040019293018208275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2010/06/ombak-hatiku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/9040019293018208275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/9040019293018208275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2010/06/ombak-hatiku.html' title='Ombak Hatiku'/><author><name>POETRY</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10860291490083731090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-fwUZdKJnE2w/TrYfrzAn9jI/AAAAAAAAAEA/8SID1hFjg-s/s220/Poetry1843.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3523009774141474999.post-5645432833271236969</id><published>2010-06-04T14:01:00.006+08:00</published><updated>2010-06-04T14:25:35.755+08:00</updated><title type='text'>Just a saying from corner</title><content type='html'>Disini..&lt;br /&gt;masih di sudut warnet..dengan suasana ribut sejadi-jadinya. banyak remaja tanpa tujuan asik membuat polusi dengan asap dari mulut mereka. terlalu lugu menjadi terasing dalam dunia kebarat-baratan..mungkin mereka hanya korban dari broken home, atau mungkin karena ada banyak ambisi yang  tidak tercapai..mereka hanya tidak punya tempat untuk berkreasi.. malang sungguh nasib.mu sobat....&lt;br /&gt;dunia ini sungguh indah tapi mengapa mata bening itu tak mampu melihat keindahan itu?apa yang akan dikatakan oleh ayah yang tiap detak jantungnya memompa darah secepat-cepatnya demi memberimu makan,,dan apa yang akan dirasakan oleh seorang ibu yang tiap hela nafasnya menyebut nama mu dalam tiap doa...&lt;br /&gt;mungkin bagimu itu hanya klise dan kewajiban semua orang tua, tapi cobalah mengerti mereka hanya ingin kau jadi sesuatu yang memberi mereka senyuman di hari esok, bukan seperti sekarang ini hanya menjadi sampah masyarakat n benalu ekonomi..&lt;br /&gt;semua ini hanya ungkapan dari sesosok gadi yang menyendiri di sudut warnet..dengan berharap mereka sadar akan apa yang mereka lakukan dalam hidup sunguh sia-sia..&lt;br /&gt;sekali lagi aku hanya seorang gadis 18th yang mengkritisi semua hal yang terjadi di sekitarku demi menjadi orang yang lebih baik lagi...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3523009774141474999-5645432833271236969?l=bhebhephue.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhebhephue.blogspot.com/feeds/5645432833271236969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2010/06/just-saying-from-corner.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/5645432833271236969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/5645432833271236969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2010/06/just-saying-from-corner.html' title='Just a saying from corner'/><author><name>POETRY</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10860291490083731090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-fwUZdKJnE2w/TrYfrzAn9jI/AAAAAAAAAEA/8SID1hFjg-s/s220/Poetry1843.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3523009774141474999.post-2088416408139507370</id><published>2010-06-04T12:39:00.002+08:00</published><updated>2010-06-04T13:53:56.366+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pooh-Try'/><title type='text'>Just wanna say.......</title><content type='html'>Mungkin buad sohibs.q Pooh-Try nie terlalu polos n bodog..terlalu polos mencintai seseorang, terlalu bodoh bertahan dalam semua tanya tanpa jawab...&lt;br /&gt;Tapi jujur,,rasa ini terlalu dalam untuk dia..berharap dia jadi milikku selamanya...klise klasik dari gadis 18th sepertiku...&lt;br /&gt;Tahun ini baru aku sadari dunia ini begitu cepat berubah n yang tersisa hanya masa lalu..mungkin aku terlalu lama hidup dengan detik DULU,,,,n terlalu mengharap keajaiban di detik NANTI...tanpa sadar pun aku telah melupakan detik KINI...&lt;br /&gt;terlalu banyak kesia-siaan yang q lakukan, hanya karena merasa menjadi orang yang paling tidak beruntung. mungkin beberapa orang melakukan kesalahan yang ternyata sangat mempengaruhi hidup.q.....&lt;br /&gt;Menjerit sejadi-jadinya pun tak akan merubah sebuah kesalahan di masa LALU,yang ada kini aku sendiri disini...d pojok warnet, bercuap sendu dalam blog yang mungkin tak seorang pun akan membacanya..tapi setidaknya aku punya cara positif untuk berbagi...&lt;br /&gt;Tak perlu seperti orang bodoh, yang hancurkan masa depannya dengan obat-obatan terlarang n pergaulan bebas...jadi GADIS yang kuat...itu harus....hidup ini milik kita,,bukan kita milik hidup...&lt;br /&gt;tapi yang pasti hidup kita ini semua milik ALLAH S.W.T&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3523009774141474999-2088416408139507370?l=bhebhephue.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhebhephue.blogspot.com/feeds/2088416408139507370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2010/06/just-wanna-say.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/2088416408139507370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/2088416408139507370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2010/06/just-wanna-say.html' title='Just wanna say.......'/><author><name>POETRY</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10860291490083731090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-fwUZdKJnE2w/TrYfrzAn9jI/AAAAAAAAAEA/8SID1hFjg-s/s220/Poetry1843.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3523009774141474999.post-6966820718153737638</id><published>2009-09-11T13:46:00.002+08:00</published><updated>2009-09-11T14:07:41.778+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='just poetry about mom-dad'/><title type='text'>HARAP DAN DOA</title><content type='html'>Dalam dentang waktu aku termangu....&lt;br /&gt;Terkikis sudah dinding harga diri para generasi muda. &lt;br /&gt;Terlalu mudah jiwa muda mereka terpikat dalam kerajaan hura-hura. &lt;br /&gt;Lihat....!!&lt;br /&gt;Tiap cairan minyak di kulit ayah mereka...&lt;br /&gt;Tak setetes pun mereka resapi ada harapan tertuang di dalamnya&lt;br /&gt;Tatapan sendu ibu mereka&lt;br /&gt;Tak sedikit pun mereka mengabulkan doa dari senyum itu&lt;br /&gt;Begitu mudah mereka terhanyut dalam kesia-siaan&lt;br /&gt;Lihat....lah wahai generasi muda...!!&lt;br /&gt;Sungguh harapan dan doa ayah-ibumu&lt;br /&gt;Hanya &lt;br /&gt;  "Jadilah kau anakku kebanggaan dalam dunia dan akhiratku"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3523009774141474999-6966820718153737638?l=bhebhephue.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhebhephue.blogspot.com/feeds/6966820718153737638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2009/09/harap-dan-doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/6966820718153737638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3523009774141474999/posts/default/6966820718153737638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhebhephue.blogspot.com/2009/09/harap-dan-doa.html' title='HARAP DAN DOA'/><author><name>POETRY</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10860291490083731090</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-fwUZdKJnE2w/TrYfrzAn9jI/AAAAAAAAAEA/8SID1hFjg-s/s220/Poetry1843.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
